Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

10 Maret 2012

Awas Kesetrum!!!

Beberapa saat sebelum nulis blog, kejadian itu kualami. Kaget dan menjengkelkan!

Sebenarnya lebih tepatnya bukan hanya sekedar kesetrum, tapi kenapa bisa terjadi? Mesti dicari pakai 5 Why biar mantrap! So corrective dan preventive action pasti dapat.

Sengatan listrik atau yang sering disebut setrum merupakan bahaya yang sering terjadi akibat kelalaian manusia. Istilah kesetrum dapat diartikan sebagai suatu peristiwa hubungan singkat, dimana tubuh manusia menjadi konduktor bagi arus listrik. Konduktor ialah benda-benda yang dapat menghantarkan listrik. Lalu mengapa listrik bisa nyetrum???

Listrik nyetrum ini bisa diakibatkan oleh instalasi listrik yang tidak benar. Artinya sistem pengkabelan, pada terminal maupun panel-panel listrik tidak memenuhi kaidah dengan benar. Seharusnya instalasi yang benar adalah jika rangkaian kabel ada 3 bagian, berarti masing-masing kabel adalah kabel phase (warna hitam), kabel netral (warna biru) dan kabel grounding (warna hijau-kuning). Namun itu idealnya dan benar menurut syarat Instalasi Listrik.

Tapi jangan anda lantas mengikuti apa yang saya jelaskan. Karena tidak semua instalasi kabel seperti itu, apalagi rumah-rumah yang tidak kita desain sendiri, alias beli dari developer. Tidak semua instalasi kabel menganut kaidah hitam itu phase, netral itu biru, dan grounding sudah pasti hijau. Hah.... contohnya di rumahku, warna kabel NYA nggak karuan. Kadang merah = phase, kadang hitam, atau kadang ketiga kabel sama, yang buat beda cuma cat tembok yang sudah merempul. Hmm...gak tau deh, ini tukangnya gak ngerti listrik atau gimana?

Tapi yang jelas, mulai minggu lalu, saya sudah curiga ada yang nggak bener pada instalasi listrik di rumah saya. Masak stop kontak (model Clipsal kaki 3) sedang OFF, lha kok di dua sisinya (phase dan normal) di-testpen nyala semua. Wah nggak bener nih! Pantes saja tiap bulan tagihan listrik nggak turun-turun, lha wong arusnya bocor. Wah, mbayangin titik titik yang perlu kucek, ealahmlha kok pingin muntah banyak banget, belum lagi mesti merangkak diatas plafon. Tapi ini kan bisa bahaya, bisa nyebabkan kebakaran! Gimana kalau korsleting. Kamar keponakan saya saja masih kubiarkan lampunya kulepas dari fitting-nya, gara-gara 2 hari yang lalu tercium bau kebakar dan lampu langsung padam, MCB OFF.

Tapi kayaknya bukan saya saja yang ngalami situasi kayak gini, tetangga sebelah saya akhirnya ngambil keputusan untuk nambah daya. Kebetulan di PLN BATAM lagi ada program GRANADA (Gratis Nambah Daya). Gara-garanya listrik jeglek terus, pikirnya mungkin 1300W masih kurang. Tapi aku baru kepikiran tadi sore, jangan-jangan masalahnya sama, lha wong pemakain kami juga sama. Kok bisa dia kurang daya? Jangan-jangan???

Yeah... padahal di tempat kerja, saya lagi semangat-semangatnya ngeritisi Maintenance dan Facility-ku tentang Grounding-nya yang gak bener. masak Grounding bisa nyampe 80V lak yo ciloko! Normalnya Grounding itu kan kurang atau sama dengan 2 Volt. Lha ini kok bisa nyampai 80 volt? Begitu wrist strap dipakai di lengan lalu megang alat elektronik, misalnya torque driver, dash... langsung suicide. Heheheh... sadis! Lha wong padahal mereka pakai wrist strap itu biar listrik stastis di tubuh langsung tergrounding kok malah sebagai piranti bunuh diri. Inilah kenapa kami usulkan untuk bentuk Tim Grounding Jaya di perusahaan kami untuk safety project dan electrical reduce cost. Pernah ada anak produksi yang nangis gara gara trauma. Dan kayaknya masalah kelistrikan disana juga belum beres. "Ruwet, Mat!" Katanya. Apalagi hal seperti ini nggak (belum) didukung oleh komite K3, lha wong kami nggak punya komitenya. Blue print atau wiring cable installation drawing saja nggak matching hehehe, jadi kalau dipikir pikir ya... tinggal nunggu celakanya saja.

Kembali ke masalah keruwetan instalasi kabel di rumah, kayaknya aku harus mulai nggambar Blue print untuk Instalasi Kabel Rumahku, demi keselamatan bersama. Karena ini adalah bagian dari Preventive Action. Dan untuk Corrective Action, insya Allah bakal dimulai minggu depan, minggu ini cek fenomena-fenomenanya dulu.


1 komentar:

  1. @sid Kirain apaan, rupanya Pakistan Jobs, Ok deh nampang di link saya.

    BalasHapus