Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

07 April 2017

Boneka Abdi Kok Jadi Lagu Horror?

Boneka Abdi

Abdi teh ayeuna
Gaduh hiji boneka
Teu kinten saena
Sareng lucuna

Ku abdi dierokkan
Erokna sae pisan
Sumangga tingali
Boneka abdi



Lagu itu ma, tergantung siapa yang bawakan dan pada suasana bagaimana. Lagu dolanan sunda, kesukaannya anakku Boneka Abdi, eh.. jadi lagu yang mengerikan di film Horror "Danur". Jadi, ya gimana ya? Biasanya gue bayangin Echa yang imut nyanyi dengan lucunya, eh... berganti dengan sosok hantu di Danur.

Ala.... Tapi mau gimana lagi ya, lagu akan dicap sebagai sosok ini atau itu, tergantung cara dan suasana saat menyanyikan.

04 April 2017

My Amazing Kids

Sudah seharusnya aku bersyukur dengan semua anugrah-MU. Ya, KAU telah memberikan kami 2 orang anak yang benar-benar Amazing.


Anakku yang cewek, si adik bungsu, ini hobinya gue banget... sukanya gambar, corat-coret dan penuh ekspresi. Hahaha... dan suka seenaknya sih! Beberapa kali dia ikut lomba dan pernah juara 1. Kalo yang ini, saya akui nggak pernah, karena terlalu malu kalo ikut lomba. Tapi ini mah niru adikku si Finyot yang jagoan nggambar.

Nah.. beda lagi dengan abangnya, dia adalah si perfeksionis yang berotak kalkulator. Ya... dia ini dulu bisa hafidz Juz 29 dan 30. Dan sekarang, dia lagi asyik menekuni KUMON Matematika. Semua soal dilahapnya, bahkan ketika dia kelas 4 SD, dia sudah mahir mengerjakan soal-soal Matematika anak SMP kelas VII. Tak heran, ketika ikut lomba olimpiade matematika KMNR (Kompetisi matematika Nalar Realistik), dia lolos hingga Final yang akan diadakan di Bogor nanti tanggal 16 April 2017.

Ya... saya support tentu saja, dan nanti kami sekeluarga akan support si abang di sana. Apapun hasilnya, saya bangga dengan kalian, my Amazing Kids!!

31 Maret 2017

Apa Kabar Pagi Ini?

Masih terendap di sini, dan belum tahu kapan akan beringsut dari dasar kolam kecil ini. Hmmm.... Padahal satu persatu ikan yang lain telah meloncat keluar. Dengan beragam cerita keberhasilan dan kegagalan. Hah..!!!

Sementara.. angin dan musim telah berubah, ekosistem di sini pun telah tak menyenangkan lagi bagiku. Karena mereka terpisah di kolam yang lain, yang justru aku menginginkannya.

Entah... aku harus senang atau sedih, tapi yang yang kujalani aku masih bingung. Sebenarnya senang, karena akan berkumpul dalam kolam yang sama dengan mereka. Tapi hatiku memendam ingin pergi ke kolam asalku dulu, yang mana sedang ditempati mereka. Hah...!!!

Lantas, kalau iya benar pingin, kenapa nggak???
Menurutmu?

Ya... aku hanya tak bisa lepas dari 'zona kenyamanan' ini. Aku tak bisa merelakan untuk memulai dari awal, sebuah cerita yang awalnya sedih, yang bisa saja akan menjadi cerita bahagia, who knows?? Only God knows

Yeah... masih ada 3 bulan sebelum benar-benar mereka menyusul kesini. Mungkin aku bisa melakukan opsi lain, yang diluar perkiran, diluar skenario.

Hehehehe, tetap bersemangat dalam menjalani hidup.
Selamat pagi, selamat bekerja.. Foolish day will be come 1 day later.

08 Februari 2017

Benarkah DAM Duriangkang Tercemar Kotoran Babi?


BATAM - Tercemarnya sumber air bersih masyarakat Batam di Dam Duriangkang akibat keberadaan peternakan babi, membuat Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melakukan relokasi paksa.

Relokasi dengan pemusnahan tersebut tidak akan disertai dengan biaya ganti rugi, jika pada batas waktu ditentukan para peternak tidak memindahkan babi ke tempat yang jauh. "Kita berikan mereka waktu untuk menjual ternak mereka. Kalau tidak, kita akan gali lubang, kita bakar dan kita kubur," ujar Direktur Pengamanan BP Batam, Budi Santoso, seperti mengutip Jawa Pos, Rabu (8/2/2017).

Saat ini jumlah peternak babi di sekitaran Dam Duriangkang bertambah dari waktu ke waktu. "Sebelumnya kami survei 26, sekarang sudah menjadi 33 peternak," ucapnya.

Bila peternakan itu dibiarkan terus, dalam beberapa waktu ke depan jumlah ini akan terus meningkat. "Nanti mereka bawa saudaranya, atau kerabatnya. Makin banyak dan sangat menganggu. Hal ini sudah dirapatkan. Tunggu saja," katanya.

Budi menegaskan, relokasi yang dilakukan pihaknya berdasarkan peraturan daerah Pemko Batam menyebutkan bahwa di Pulau Batam tak dibolehkan untuk peternakan babi. "Disarankan ternaknya dijual saja dalam waktu dekat," tuturnya.

Dia menyebutkan, akibat keberadaan peternakan babi ini beberapa pihak menyambangi Ditpam BP Batam. Salah satunya wakil ketua MUI Batam. "Mereka (MUI) datang. Mereka meragukan juga, apa sah mereka berwudu dengan air dari kotoran babi," tuturnya.

Dia mengatakan, dari sepengatahuannya, tak hanya kotoran babi saja yang mengalir ke Dam Duriangkang. Tapi ia mendapat kabar pemotongan babi juga dilakukan di sekitar peternakan. "Dibersihakan di sana, darahnya dibuang di sekitar itu, lalu juga isi perutnya," ucapnya.(ran)


Sumber okezone.com

11 Januari 2017

You'll Never Walk Alone

You'll never walk alone

When you walk through a storm, hold your head up high
And don't be afraid of the dark
At the end of the storm, there's a golden sky
And the sweet, silver song of a lark

Walk on through the wind
Walk on through the rain
Though your dreams be tossed and blown

Walk on, walk on
With hope in your hearts
And you'll never walk alone
You'll never walk alone

Walk on, walk on
With hope in your hearts
And you'll never walk alone
You'll never walk alone

27 November 2016

Zihuatanejo


Maaf, tapi saya tidak akan membahas panjang lebar tentang kota Zihuatanejo di Meksiko. Tapi, saya mencoba mencari anologi dari tujuan saya.

Anda yang pernah nonton The Shawshank Redemption, pasti mengerti benar jalan cerita dan tokoh-tokoh film tersebut. Film paling bagus sepanjang masa menurut rating imdb.com, namun dikalahkan oleh Forrest Gump dalam ajang Oscar.

Disini saya juga tidak bercerita detail, hanya yang saya lihat poin-poinnya saja.

Film ini bercerita tentang Andy Dufresne, seorang bankir yang dipenjara karena dituduh membunuh istrinya dan selingkuhan istrinya.

Walaupun dia mencoba membuktikan tak bersalah, puas tidak puas atas keputusan pengadilan, toh akhirnya ia juga harus menjalani kehidupan di penjara Shawshank selama 2 kali seumur hidup, atas 2 korban yang dituduhkan . Di sana dia mulai membaur dengan napi lainnya, dan mulai dekat dengan 'Red' si urang sagala aya, dan kawanan lainnya. Lewat Red pula, dia mendapatkan palu kecil dengan dalih untuk memahat batu karena dia pada dasarnya dia menyukai geologi.

Dengan kemampuan analisa keuangan ia menawarkan bantuan mengakali pajak, hingga akhirnya dia bisa mendekati Kepala Sipir, bahkan Kepala Penjara. Hingga akhirnya dia juga dipercaya mengelola perpustakaan bersama napi tua bernama Brooks. Dengan segala kecerdasan dia berusaha membuat penjara menjadi rumah yang 'ramah'.

Namun begitu penjara tetaplah penjara! Masa-masa awal adalah masa yang paling berat ketika dia disiksa oleh The Sister Gank. Juga, ketika dia hampir menemukan kebenaran lewat anak didiknya yang ternyata mengetahui saksi kunci kasus Andy. Namun rupanya Kepala Penjara lebih takut kehilangan Andy, dan akan mengetahui akal-akalan pajak dan korupsi yang dilakukannya.

Dan yang paling mencengangkan, adalah bagaimana fantastisnya cara Andy menghilang dari sel, dan membawa segenap catatan berharga dari uang korupsi Kepala Penjara.

Dan betapa Andy rupanya telah membuat lubang di dinding untuk pelariannya selama 20 tahun, namun tersamarkan poster cantik Rita Hayworth. Dan pada saat yang sama dia tetap berupaya melakukan aktifitasnya sebagai napi.

Zihuatanejo, dipilih menjadi tempat pelariannya. Dimana dia mencoba sesuatu yang baru, dan tak ada orang yang mengenalinya.

Ya, Andy melakukan dan mempersiapkan segalanya sambil tetap mengerjakan aktifitas biasanya. Hmm.. bukannya ini yang sedang kulakukan.

Zihuatanejo tunggu saya!

24 November 2016

Maaf Untuk Timnas Indonesia, PSSI Masih Saya Kutuk


Pada bulan November ini, kita tahu akan ada gelaran Piala AFF di Myanmar dan Filipina. Dan ini adalah penampilan perdana Timnas Indonesia di kejuaraan pasca terbebas dari sanksi FIFA. Tentu saja besar harapan rakyat Indonesia untuk melihat Timnas Indonesia bisa berprestasi.

Jujur, saya juga ingin melihat Timnas kita berprestasi atau juara. Tapi saya masih baper! Masih banyak dosa-dosa PSSI selaku induk olahraga sepak bola di Indonesia yang belum termaafkan.

Sebagai warga Batam yang pernah merasakan pahit manis hidup di Surabaya dan Lamongan. Saya tentu rindu dengan PERSEBAYA. Masih teringat hijaunya tambaksari dengan Bonek saat PERSEBAYA akan bertanding. Atau guyubnya suasana nggandol, nunut menuju stadion, saat saya mau balik ke Lamongan.

Atau... di saat Lamongan masih belum memiliki ego, karena mereka masih 'belum punya' PERSELA. Masih ingat di tahun 90-an, ketika saya masih SD, dan teman-teman ayah sibuk merayu Ayah untuk mau tret-tret ke Senayan. Saat itu, PERSEBAYA adalah tim kebanggaan Jawa Timur, bukan lainnya.

Namun, semenjak kisruh ketidakpuasan yang membuat dualisme kompetisi membuat PERSEBAYA terjebak dalam pusaran kasus. Sudah lebih dari 3 tahun saya tak mendengar PERSEBAYA bertanding. Hanya konflik yang mendera dan makin menyakitkan.

Dan KLB kemarin masih belum terbayar dosa PSSI. Dan mereka masih tetap mem-PHP PERSEBAYA, Jadi, selama PERSEBAYA masih belum tuntas, lebih baik Timnas Indonesia tak akan bisa berprestasi. Karena saya telah mengutuk PSSI. Percayalah! 

Jadi untuk Boaz dan kawan-kawan, saya mohon maaf saya masih tidak meridhoi anda sekalian juara piala AFF 2016. Dan mungkin anda sekalian tak akan bisa lolos dari Grup A. Yoi! Itulah sikap saya.

Berontak atau Terimalah

Hidup di Indonesia memang seperti ini. Masih banyak masalah yang perlu diperbaiki. Tapi kadang tidak perlu, biarkan saja.

Ada banyak kasus hukum yang jadi reality show. Saling unjuk kekuatan, dan penuh drama yang mencengangkan. Sebagai penikmat film, tentu plot-plot seperti ini saya sukai, membingungkan dan ruwet. Tapi masalahnya biasanya tuntas dalm 2 hingga 3 jam. Tapi ini bisa kusaksikan kerumitan Indonesia seumur hidup. Betapa ngenesnya hati ini.

Berkaca dari banyak kasus termasuk Buni Yani dan teman saya yang tersangkut kasus hukum.

Maka saya tak menyarankan apapun untuk rakyat atau negara ini. Atau kalau boleh bilang "Terima aja!" Ini Indonesia. Tapi... jika anda punya nyali, punya modal lainnya, dan berani ambil resiko ya "Berontaklah!"