Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

10 November 2012

Everyone Can be A Hero

10 Nopember, siapa yang tak tahu arti tanggal tersebut? Saya tahu, itu lho ulang tahunnya si Jhon..? Walah...!!!

Bagi bangsa Indonesia 10 Nopember adalah identik dengan "Hari Pahlawan". Diilhami dari peristiwa pertempuran dahsyat arek-arek Suroboyo melawan tentara sekutu yang diboncengi Belanda yang ingin menanamkan tajinya lagi pasca menyerahnya Jepang. Sementara Indonesia sudah 'terlanjur' larut dalam euforia kemerdekaan. Tentu saja jawabannya adalah "TIDAK!!!" ketika diharuskan tenggelam lagi dalam cengkeraman Belanda.

Dan saya tak akan membahas peristiwa ini karena saya bukan ahli sejarah, dan banyak orang yang lebih paham sejarah perjuangan bangsa dibanding saya. Kalau meminjam kata-kata khas rekan kerja saya, "Apalah arti saya ini..."




Masih bertemakan Pahlawan, rasanya tak berlebihan kalau saya katakan anda bisa menjadi Pahlawan. Tak peduli siapakah, pekerjaan, atau status anda. Dalam kehidupan nyata, pahlawan TIDAK HARUS orang yang kuat (berotot) dan berwajah cakep (kalau di film-film, nggak ada pahlawan yang tampangnya jelek). Anda bisa jadi pahlawan bagi keluarga dengan berjuang menafkahi anggota keluarga anda. Anda juga bisa Pahlawan dengan melakukan sesuatu yang berarti demi menjadi guru bangsa, penyelamat lingkungan, penyembuh mental korupsi bangsa. Setiap kebaikan yang kita lakukan, tidak hanya berarti bagi diri sendiri namun lingkungan sekitar juga terberkahi.

Jadi mulailah melakukan sesuatu yang berarti, bukan hanya berpikir demi diri sendiri. Kalaupun sekitar anda tak ada yang melihat perbuatan anda. YAKINLAH... Tuhan tidak tidur! Ikhlas adalah kunci sebuah KEPAHLAWANAN. Toh di film-film sang Pahlawan juga jarang menampilkan jati diri aslinya di depan publik.

Selamat Hari Pahlawan untuk para PEJUANG KEMERDEKAAN, untuk para GURU BANGSA, untuk para PENYELAMAT SESAMA MANUSIA, LINGKUNGAN, dan MENTAL BANGSA, serta untuk para PENCARI NAFKAH KELUARGA, juga para ORANG TUA selaku PEMBINA & PENUMBUH KEMBANG ANAK!!!

Saatnya Bersiap Malam Mingguan

Tepat pukul 17.15 bel berdentang, dan para karyawan mengantri melakukan swap out absensi untuk pulang. Malam minggu segera menjelang, saatnya memanjakan diri untuk kepentingan pribadi, memanfaatkan waktu sejenak untuk pacaran, dengan keluarga, ataupun dengan teman yang berbeda.



09 November 2012

Dampak Revolusi Hijau

Dalam upaya memenuhi ketahanan pangan dan mencegah kelaparan bagi penduduk dunia, akhirnya mulailah dicanangkan gerakan Revolusi Hijau sekira tahun 1954. Dimana Revolusi Hijau ini mulai dilakukan pada negara-negara berkembang.

Revolusi Hijau ini mendasarkan diri pada empat pilar penting, yaitu:
1.Penyediaan air melalui sistem irigasi
2.Pemakaian pupuk kimia secara optimal
3.Penerapan pestisida sesuai dengan tingkat serangan organisme pengganggu
4.Penggunaan varietas unggul sebagai bahan tanam berkualitas

Melalui penerapan teknologi non-tradisional ini, terjadilah peningkatan hasil tanaman pangan berlipat ganda dan memungkinkan penanaman tiga kali dalam setahun untuk padi pada tempat-tempat tertentu.

Namun setiap perubahan atau langkah yang dilakukan pasti membawa efek, baik itu efek positif dan efek negatif. Berikut ini dampak yang terjadi atas pencanangan gerakan Revolusi Hijau.

Dampak Positif:
1.Penggunaan mesin traktor untuk pengolahan sawah dan tanah
2.Teknologi hujan buatan
3.Penggunaan mesin untuk memanen gandum atau padi
4.Ditemukannya mesin penggiling padi dan gandum
5.Intensifikasi dalam dunia pertanian
6.Ditemukannya bibit unggul

Dampak Negative:
1.System bagi hasil mengalami perubahan
2.System panen bersama berubah menjadi system upah
3.Kesempatan kerja di pedesaan berkurang karena diganti menjadi mesin
4.Timbul urbanisasi karena di desa tidak ada pekerjaan
5.System ekonomi desa makin luas
6.Ketergantungan pada pupuk kimia makin besar
7.Biaya produksi dan perawatan makin mahal
8.Polusi tanah dan kematian berbagai jenis hewan karena obat hama
9.Penanaman tidak memperhatikan siklus akan mengakibatkan kebalnya hama
10.Timbul kerusakan hutan karena tebang kayu dengan mesin

Sadarkah bahwa kita telah membuat porak poranda tatanan keanekaragaman hayati tanaman. Ketamakan manusia telah membuat kita hanya memilih varietas tertentu saja, 'menghilangkan' varietas yang kurang menguntungkan bagi manusia. Siapa pula yang peduli pada kelanjutan keturunan si semangka dengan congkaknya kita menghilangkan kodrat alami makhluk hidup untuk berbiji, dan lain-lain... dan lain-lain.

Bagi para petani, ini membuat tergantung pada varietas tanaman tertentu yang 'dipilihkan' dan tergadainya nasib petani pada benih-benih hasil produksi para kapitalis? Belum lagi ditambah pupuk yang harus dipakai, obat pembasmi hama yang cocok, dan ongkos produksi lain. Belum lagi ditemukannya banyak kasus bahwa akan terjadinya kerusakan lahan pertanian akibat oba-obatan yang dipakai.

Akan tetapi milyaran manusia di dunia tidak mengalami bahaya kelaparan. Benarkah?

05 November 2012

Asyik Mesum Di Depan Orang Sholat

Ini nih brosis, jangan ditiru ya...
Saat saya lagi sholat lha kok malah berasyik-ria mesum. Mula-mula sih nggak sadar... karena konsen sholat. Eh... lama kelamaan konsentrasi terganggu, mata jadi ngelihatin ada yang aneh.... Dan walah!!! Sepasang makhluk lagi bermesum ria di depanku.



Masih nggak kelhatan, nih lihat lebih besar.
maaf gambarnya kabur... takut lalatnya kabur

04 November 2012

The Man Who Fixes The World

Homo Homini Lupus alias "Manusia adalah serigala buat manusia yang lain." Idiom tersebut tidak selamanya benar karena ada banyak manusia yang bisa lebih memberi arti bagi kehidupan ini.


Relawan Semut Orange Community memberikan layanan tambal ban gratis kepada pengendara yang mengalami ban bocor di Jl.KH Hasyim Ashari, Jakarta, Jum'at (08/06/2012). Tambal Ban gratis tersebut hadir karena banyaknya pengendara sepeda motor yang terkena ranjau paku di kawasan tersebut dan dalam sehari rata-rata mereka bisa menambal hingga 20 lebih sepeda motor.




Anda bisa melakukan sesuatu untuk kehidupan ini, ingatlah hargailah waktu kehidupan anda. Selagi anda mampu, anda bisa berbuatlah sesuatu untuk memperbaiki dunia ini. Jangan tunggu sampai anda divonis dokter bahwa umur anda tinggal 1 tahun baru anda berbuat! Lakukan kebaikan sekarang juga untuk memperbaiki dunia. Tuhan menunjukkan banyak cara untuk berbuat baik, tergantung kita mau peduli atau tidak.

Yang Menyenangkan, Yang Membahayakan

Semua anak lazimnya pasti menyukai arena permainan. Namun sebagai orang tua sebaiknya kita lebih selektif memilih arena permainan. Karena tidak semua permainan yang menyenangkan itu bakal membahagiakan bagi si anak dan orang tua, salah pilih malah semua jadi bencana.

1. Pilih Permainan Sesuai Umur Anak
Kadangkala yang menyenangkan menurut orang tua, bisa saja tidak sama dengan kondisi psikis dan fisik si anak. Cek sekali lagi apakah anak anda tidak akan mengalami kesulitan jika memilih permainan tersebut. Anak yang sudah merasa besar tidak akan mau main permainan yang lazimnya dimainkan oleh anak-anak kecil. Begitu pula sebaliknya anak-anak yang belum cukup umur, pastikan juga dilarang mengikuti permainan tersebut

2. Pastikan Keamanan Buat Anak Anda
ilustrasi
Hidup ini sangat berharga, jadi jangan sia-siakan hidup anak anda. Pastikan permainan itu aman buat anak anda, tidak berlubang, tidak berkarat, ataupun tajam sehingga rentan celaka. Cerewet sedikit tidak apa-apa daripada anda menyesal seumur hidup.





3. Pastikan Kebersihan Arena Permainan
ilustrasi
Arena permainan outdoor tentunya mudah kotor dan kita nampak jelas mana bersih dan kotornya, mana yang terawat datau tidak. Tapi untuk permainan indoor janganlah langsung menganggap bahwa arena permainan itu tentu bersih. Ingat, tidak semua arena permainan itu terawat dan terjaga kebersihannya. Anda tentu masih ingat kasus-kasus tentang permainan mandi bola yang tak pernah dibersihkan dan ternyata di bawahnya banyak ditemukan hal-hal yang berbahaya.

4. Kenali Arena Permainan
Anda patut waspada jika baru pertama kali atau tidak pernah datang ke arena permainan ini. Tapi anda tidak perlu curiga dan langsung menolak jika anak anda merengek. Anda juga bisa menakar sendiri apakah yakin arena permainan ini sesuai, aman, atau tidak buat anak anda.

5. Awasi Anak-Anak Anda
Walaupun anak anda sudah beranjak besar, namun sesekali perlu amati mereka. Apakah mereka mengalami masalah atau baik-baik saja. Anda jangan terlalu asyik dengan dunia anda, ngobrol, BBM-an, atau update status jejaring sosial anda.

Memang bagi anak-anak, semua terlihat itu mengasyikkan karena mereka belum tahu bahaya, apalagi jika sampai bisa menyebabkan kehilangan nyawa......HATI-HATI !!!!! Tugas kitalah sebagai orang tua yang memilihkan dan memantau arena permainan yang menyenangkan namun tidak membahayakan buat putra-putri kita.

03 November 2012

Happy Ending

Happy Ending, standar cerita yang ada di fiksi yang biasanya menghadirkan tokoh protagonis dan antagonis, dimana selama jalan cerita bergulir biasanya sang tokoh protagonis ini mengalami kesusahan atau kesulitan-kesulitan bertubi-tubi yang ditimbulkan oleh sang tokoh antagonis. Dan kebanyakan, dalam suatu cerita tersebut memiliki titik akhir dimana akhirnya sang tokoh protagonis itu mengalami kebahagiaan. Dalam arti sukses mencapai misi atau tujuan yang diinginkan. Dan tokoh antagonis biasanya kalah atau mati di akhir cerita.

Cerita semacam itu biasanya didapati dalam cerita drama, aksi, atau fiksi ilmiah. Dan biasanya itu hal lazim yang diinginkan dari pembaca. Tapi kalau dipikir-pikir cerita semacam itu diterapin dalam kehidupan beneran bagaimana?

Benar nih maunya happy ending seperti itu? Artinya kan selama hidup, dari kecil, muda, lalu dewasa harus sengsara terus, dan barulah di akhir kehidupan mendapat kebahagiaan. Kok ya... ngenes banget ya kelihatannya. Sepanjang hidup harus merasakan kesusahan berjuang melawan semua hal-hal antagonis yang bisa berupa musibah, kecelakaan, ataupun musuh-musuh kita demi mencapai kebahagiaan.

Jadi, apakah benar itu yang anda mau? Saya kok lebih memilih happy terus saja sepanjang hidup. Tidak mau hanya happy di akhir cerita hidup...

Mimpi Buruk dan Tindihan

MIMPI BURUK
Ngomong-ngomong soal ”Tidur”.... Oahh....!!! Sepertinya kita langsung membayangkan suatu ketenangan, lepas, dari segala aktivitas, dan santai, dan yang jelas menyenangkan. Tidur akan membuat otot yang tegang jadi rileks, me-refresh sel-sel tubuh yang mati, dan itulah mengapa badan akan menjadi segar lagi setelah tidur atau beristirahat.

Tapi tahukah anda bahwa ada sebagian orang yang merasa, tidur itu merupakan siksaan (baca: neraka). Pernahkah anda merasa terteror berulang kali saat tidur dengan mimpi-mimpi yang sama setiap harinya, nggak harus berturut-turut sih. Cuma mimpi ini selalu menjadi momok bagi anda saat tidur! Dan di ujung mimpi anda selalu mati dengan cara yang mungkin sama atau berbeda-beda setiap episode mimpi itu.

Anda tentunya pernah mendengar film ”Nightmare on Elm Street”, yang menampilkan si tukang teror mimpi yang bernama Freddy Krueger. Yang mana, jika malapetaka di alam mimpi bisa berakibat menjadi kenyataan di dunia nyata. Kalaulah mati tercabik-cabik oleh si Freddy ya... hal itu nyata terjadi di dunianya. Tapi itu semua 'kan cuma film, hasil imajinasi tingkat tinggi sineas Hollywood.

Saya mencoba berbagi pengalaman, dimana saya sering mengalami hal ini sekira tahun 95-an ketika saya masih awal-awal duduk di bangku SMA. Peneror mimpi saya waktu itu adalah seekor buaya yang dengan garangnya seringkali berhasil mencabik-cabik saya di setiap episode mimpi-mimpi saya. Hal itu tak hanya sekali terjadi di mimpi saya, bahkan terjadi 5 kali. Ya... untungnya cuma mimpi, coba kalau ternyata beneran huh!!!

Kembali ke topik tentang masalah tersebut kira-kira hal apa sih yang menyebabkannya? Faktor stres, kemudian pikiran-pikiran negatif, perasaan gelisah adalah penyebab utama. Apalagi ditambah jika anda pecinta film-film horor Hal itu akan membuat terakumulasi dalam pikiran sehingga bisa menyebabkan mimpi-mimpi buruk buat anda.

Tepat sebelum tidur, pikirkanlah hal-hal yang bisa membuat Anda bahagia. Dengan begitu, pikiran-pikiran buruk akan hilang dari kepala Anda.

TINDIHAN

Lha yang satu ini fenomena lain, anda merasa terbangun dari tidur tapi sulit bergerak ataupun berteriak. Orang-orang tua jaman dulu menyebutnya "Tindihan".

Lha kenapa disebut tindihan? Mereka mengatakan bahwa ada yang menindih saya, dan itu adalah makhluk halus. Hmm.. tentu saja saya nggak percaya!!!

Kejadian seperti ini, saya alami di tahun-tahun pasca diserang mimpi buruk. Jadi kalau nggak salah, sejak menjelang tamat SMA hingga beberapa waktu setelah saya menamatkan kuliah Diploma. Berarti kira-kira tahun 97-an hingga tahun 2002-an, ada deh 5 tahunan. Oke dah saya coba saya sharing pengalaman dan coba cari solusi dari masalah "tindihan" ini.

Pertama kali mengalami tindihan rasanya sangat aneh. Mata seolah melihat namun tubuh tak bisa bergerak. Kemudian rasa panik menyerang, nafas seperti ngos-ngosan atau bahkan tersekat. Kemudian semakin memaksa bangun maka semakin tidak bisa, karena seolah otot-otot tubuh kita menjadi keras. Saya coba membaca Ayat Kursi di 'mimpi' saya itu namun percuma, tidak bisa terbangun juga. Akhirnya saya mengalah tubuh coba saya rileks-kan kemudian bernafas teratur, lalu coba menggerakkan tubuh di bagian ujung jari telunjuk. Dan... akhirnya seluruh tubuh bisa digerakkan kembali. Setelah itu, saya tidak langsung tidur.

Kejadian paling serius adalah di periode 98-an sampai 99-an. Hampir setiap hari saat tidur saya mengalami tindihan, hingga akhirnya saya anggap biasa karena yakin bisa mengatasinya untuk bisa bergerak lagi. Namun ternyata saya mengalami hal yang luar biasa, saya mengalami tindihan berulangkali dalam satu malam, mungkin ada di atas 5 kali. Ada dalam rangkaian tindihan itu saya benar-benar terbangun kemudian tidur lagi, ada pula ketika saya hendak mencapai tingkat bangun seutuhnya tiba-tiba saya kembali lagi dalam fase tindihan lagi. Anda ingin tahu rasanya, capeeeek banget deh!!! Dan saya langsung bangun jam 3 malam lalu duduk di teras rumah sambil menunggu adzan subuh memanggil. Takut kesadaran saya hilang atau kejadian itu berulang lagi.

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.

Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah usia anak-anak ABG. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering seperti melihat (halusinasi) atau memang benar-benar melihat lingkungan sekitarnya.

Menurut para ahli sleep paralysis ini terjadi karena tubuh tidak melalui fase tidur dengan benar. Artinya dari keadaan setengah sadar kemudian belum menginjak fase berikut langsung ke tahap REM (Rapid Eye Movement).

Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan stres atau keadaan tertekan karena suatu pekerjaan atau keadaan yang anda alami sehari-hari. Akibatnya, stres tersebut terbawa ke dalam mimpi.

Semoga bermanfaat dan anda bisa tidur lebih tenang malam ini.